1

MANFAAT PENTING TERAPI ARV BAGI ODHA

Ditulis 2024-10-16 09:22:40

HIV adalah "Human Immunodeficiency Virus", yaitu suatu virus (retrovirus) yang menjangkit sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia. Sedangkan AIDS adalah "Acquired Immuno Deficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infkesi HIV. 

Jika tidak diobati, HIV dapat berkembang menjadi AIDS, yaitu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh sangat lemah sehingga tubuh menjadi rentan terhadap berbagai infeksi dan penyakit serius.

Tanda-tanda Gejala HIV

Penting untuk mengenali tanda-tanda awal infeksi HIV agar dapat segera mendapatkan perawatan yang tepat. Beberapa tanda gejala HIV yang umum muncul pada tahap awal adalah:

  • Sariawan

  • Sakit kepala

  • Kelelahan

  • Radang tenggorokan

  • Hilang nafsu makan

  • Nyeri otot

  • Ruam

  • Pembengkakan kelenjar getah bening

  • Berkeringat di malam hari

Faktor Risiko 

  1. Pemakai NAPZA jarum suntik yang digunakan bersamaaan
  2. Hubungan sexual tanpa kondom
  3. Gonta-ganti pasangan sexual
  4. Ibu ke anak yang ada di kandungan dan ibu menyusui
  5. Memakai alat cukur bersamaan

HIV/AIDS Tidak Menular Melalui

  1. Berjabat tangan
  2. Menggunakan kamar mandi bersama
  3. Berenang 1 kolam renang
  4. Berciuman
  5. Vektor serangga
  6. Menggunakan alat makan bersama
  7. Berpelukan

Cara mengetahui status HIV melalui VCT Voluntary Counseling and Testing adalah layanan konseling dan tes HIV yang dilakukan secara sukarela. VCT merupakan salah satu strategi kesehatan masyarakat untuk menangani penyebaran HIV/AIDS. Selain VCT bisa dilakukan konseling dan tes darah secara sukarela.

Pengobatan HIV

 

Sebelum mendapatkan pengobatan, dokter biasanya akan melakukan diagnosis terlebih dahulu untuk memastikan HIV yang dialami oleh pasien. Beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan oleh dokter untuk mendiagnosis HIV adalah tes antibodi, tes antigen, pemeriksaan sel CD4, serta pemeriksaan HIV RNA.

Apabila pasien sudah dipastikan menderita penyakit HIV/AIDS, dokter kemudian akan memberikan penanganan medis. Penyakit HIV adalah kondisi yang belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya. Akan tetapi, dokter akan memberikan antiretroviral (ARV) sebagai langkah pengobatan HIV dan AIDS.

Obat ARV tersebut bertujuan untuk memperlambat perkembangan virus HIV. Cara kerja dari obat ARV ini adalah dengan mengurangi viral load virus HIV. Dengan begitu, virus HIV tidak berkembang biak di dalam tubuh.

Manfaat Terapi ARV 

Terapi ARV dapat meningkatkan kualitas hidup ODHA dan memperpanjang harapan hidup ODHA . Berikut manfaat ARV antara lain :

  1. Memulihkan dan memelihara fungsi kekebalan tubuh
  2. Meningkatkan jumlah CD4 dalam tubuh dan membuat tubuh menjadi mampu melawan infeksi
  3. Mengurangi terjadinya infeksi oportunistik dan menghentikan progresitifitas atau perjalanan HIV
  4. Menurunkan morbiditas (angka kesakitan) dan mortalitas (angka kematian) infeksi HIV
  5. Mencegah atau mengurangi resiko penularan vertikal dari ibu ke bayi
  6. Mencegah atau mengurangi resiko penularan horisontal dari orang ke oranglainnya

Tujuan Terapi ARV 

  • 6-12 bulan viral load (jumlah virus/HIV RNA) menjadi tidak terdeteksi
  • Keberhasilan imunologis: peningkatan CD4
  • Keberhasilan klinis: berat badan meningkat, infeksi opurtunistik berkurang
  • Keberhasilan virologis : VIRUS TIDAK TERDETEKSI

Statistik Pengunjung

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Jl. Pandanaran No 79 Semarang
Telp. (024) 8415269 - 8318070

Copyright Dinas Kesehatan Kota Semarang 2018