Banyak orang yang masih ragu minum obat karena khawatir "nanti ginjal rusak". Kekhawatiran ini memang sering terdengar, apalagi kalau harus minum obat dalam jangka wakti lama. Tapi, benarkan semua obat bisa merusak ginjal ?
Jawabannya "tidak semua obat berbahaya untuk ginjal. yang lebih penting adalah jenis obat, dosis, lama penggunaan, kondisi tubuh dan cara pemakaiannya"
Ginjal memang bekerja keras, tapi bukan berarti semua obat merusaknya
Ginjal berfungsi menyaring zat sisa dan membantu membuang beberapa obat dari dalam tubuh. Oleh karena itu, sebagian obat memang perlu melewati ginjal. Namun, jika digunakan sesuai anjuran dokter, banyak obat justru aman dan bermanfaat.
Bahkan, ada beberapa obat yang melindungi fungsi ginjal, misalnya obat golongan ACE inhibitor atau ARB pada pasien tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit ginjal tertentu. Obat ini dikenal dapat membantu menurunkan tekanan pada ginjal dan memperlambat kerusakan ginjal jangka panjang.
Kapan obat bisa membahayakan ginjal?
Obat dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal bila digunakan tidak tepat, misalnya:
Obat apa saja yang perlu lebih hati-hati?
Salah satu kelompok obat yang paling sering dikaitkan dengan gangguan ginjal adalah obat anti nyeri golongan NSAID, seperti:
Obat golongan ini bisa menurunkan aliran darah ke ginjal, sehingga pada kondisi tertentu dapat memicu cedera ginjal akut (acute kidney injury/AKI) atau memperburuk penyakit ginjal kronis—terutama jika dipakai dosis tinggi, terlalu lama, atau pada orang dengan faktor risiko tertentu.
Selain itu, beberapa antibiotik, antivirus, antijamur, serta obat tertentu lainnya juga perlu penyesuaian dosis bila fungsi ginjal menurun. Pada banyak kasus, obatnya tetap bisa digunakan, tetapi dosis atau frekuensinya perlu disesuaikan oleh tenaga kesehatan.
Jadi, lebih bahaya minum obat… atau tidak minum obat?
Ini yang sering terlupakan.
Kadang, tidak minum obat yang sebenarnya dibutuhkan justru bisa lebih berbahaya.
Contohnya:
Jadi, takut boleh, tapi jangan sampai salah langkah.
Yang penting adalah minum obat dengan benar dan terpantau.
Tips aman minum obat agar ginjal tetap terlindungi
Supaya lebih tenang, lakukan hal berikut:
Pemeriksaan seperti ureum, kreatinin, dan eGFR penting untuk memastikan obat tetap aman digunakan, terutama pada pasien dengan:
• Hipertensi
• Diabetes
• Penyakit ginjal
• Penyakit jantung
• Usia lanjut
Tidak semua obat merusak ginjal.
Yang berisiko adalah penggunaan yang tidak tepat, berlebihan, atau tanpa pengawasan.
Jadi, kalau kamu masih takut minum obat karena khawatir ginjal rusak, ingat ini:
Pesan penting
Jangan takut bertanya pada dokter, perawat, atau apoteker:
“Obat ini aman untuk ginjal saya tidak?”