1

Kegiatan BHD di PT. JNS Wood Indonesia

Ditulis 2025-11-29 11:44:41

Tindakan BHD adalah Bantuan Hidup Dasar, serangkaian pertolongan pertama darurat yang dilakukan untuk menjaga fungsi vital tubuh, terutama pernapasan dan sirkulasi darah, pada seseorang yang mengalami henti napas atau henti jantung. Tindakan ini penting untuk dilakukan oleh siapa saja, termasuk masyarakat awam, sebelum bantuan medis profesional tiba, karena penanganan yang cepat dapat meningkatkan peluang hidup korban secara signifikan.  

Langkah-langkah Bantuan Hidup Dasar (BHD)

  • Periksa Keamanan dan Kesadaran

    Pastikan kondisi sekitar aman untuk korban dan penolong. Kemudian, guncangkan bahu korban dengan lembut dan tanyakan dengan suara lantang, "Apa Anda sadar?". 

  • Panggil Bantuan Medis

    Jika korban tidak sadar, segera minta bantuan medis profesional dengan menghubungi nomor darurat (misalnya 112) atau meminta seseorang untuk melakukannya. Berikan informasi jelas mengenai lokasi, kondisi korban, dan jenis pertolongan yang diberikan. 

  • Periksa Pernapasan dan Denyut Nadi

    Periksa apakah ada napas dan denyut nadi. 

  • Lakukan Kompresi Dada

    • Letakkan tumit salah satu tangan di tengah dada korban (di antara puting). 
    • Tumpuk tangan kedua di atas tangan pertama, lalu kunci jari-jari Anda. 
    • Jaga agar lengan tetap lurus, lalu dorong dada ke bawah sedalam 5-6 cm. 
    • Lakukan kompresi dengan kecepatan 100-120 kali per menit. 
  • Lakukan Ventilasi Buatan (Napas Buatan)

    • Setelah 30 kali kompresi dada, berikan dua napas buatan dengan menahan dada korban agar naik. 
    • Cara pemberian napas buatan: Buka jalan napas dengan mendongakkan kepala dan angkat dagu korban. Jepit hidung korban, lalu tutup mulut korban dengan mulut Anda dan embuskan napas ke dalam mulutnya. 
  • Ulangi Siklus

    Ulangi siklus 30 kompresi dada dan 2 napas buatan secara terus-menerus hingga bantuan medis profesional tiba. 

  • Pertolongan Tambahan untuk Tersedak:

    • Jika korban tersedak benda yang menyebabkan sulit bernapas, lakukan teknik back blow (5 pukulan di antara tulang belikat) dan Heimlich maneuver (5 tekanan perut) secara bergantian. 
    • Jika korban tidak sadar dan tidak bernapas setelah upaya tersedak, segera lakukan BHD seperti yang dijelaskan di atas. 

Kapan BHD dihentikan?

  • Saat bantuan medis profesional tiba dan mengambil alih.
  • Saat korban mulai bernapas normal dan sadar sepenuhnya.
  • Saat penolong sudah kelelahan dan tidak dapat melanjutkan. 

 

Statistik Pengunjung

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Jl. Pandanaran No 79 Semarang
Telp. (024) 8415269 - 8318070

Copyright Dinas Kesehatan Kota Semarang 2018