1

Kesehatan gigi dan mulut sejak Dini

Ditulis 2024-08-29 22:06:44

        Kesehatan gigi dan mulut seringkali diabaikan oleh masyarakat. Rendahnya kesadaran dalam merawat Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu penyebab dari penyakit gigi dan mulut pada masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang tua masih menganggap remeh Kesehatan gigi dan mulut dan beranggapan anak dengan gigi sulung (Gigi Susu) yang bermasalah, tidak membutuhkan perawatan karena akan segera digantikan oleh gigi permanen (Gigi Dewasa) padahal masalah gigi dan mulut pada anak dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

  • Email 
Lapisan terluar dari gigi merupakan jaringan terkeras dari seluruh tubuh kita dan melindungi gigi selama mengunyah.
  • Dentin
Lapisan yang berwarna kuning yang mengelilingi pulpa.
  • Pulpa
Bagian terdalam dari gigi terdapat pembuluh syaraf dan pembuluh darah.
  • Gigi
Berguna untuk mengucapkan kata kata dengan jelas saat berbicara,penampilan/tersenyum,gigi seri untuk memotong,gigi taring untuk mencabik/menyobek ,gigi graham untuk menghaluskan makanan.

          Setiap orang akan mempunyai 1 set gigi susu (Sejumlah 20 Buah) dan akan digantikan dengan 1 set gigi tetap (Sejumlah 32 Buah) yang merupakan gigi terkahir yang akan digunakan seumur hidup.

 

      source image: https://www.mybaby.co.id/public/files/Jarang-Diketahui-Ini-Cara-Menyikat-Gigi-Anak.jpg 

        Gigi Susu : Pertama tumbuh pada usia 6-7 bulan (Gigi Seri).Gigi susu terkahir akan tumbuh pada usia 2 tahun dan diganti dengan gigi tetap pada periode usia 6-12 tahun. Gigi susu berguna untuk menunutun tumbuhnya gigi tetap,sebelum gigi susu tersebut tanggal sesuai dengan waktunya.Bila gigi susu tanggal sebelum waktunya,gigi tetap akan tumbuh,namun tidak pada tempatnya dan menyebabkan letak gigi tidak beraturan/menumpuk dengan gigi lainnya.Oleh sebab itu gigi susu juga harus dijaga supaya tidak berlubang.

          Pertumbuhan gigi sulung merupakan proses penting dalam pertumbuhan anak. Apabila anak mengalami masakah pada rongga mulut, maka anak akan sulit mencerna makanan, oleh karena itu, pertumbuhan anak akan mengalami gangguan selain sebagai fungsi pengunyahan, gigi geligi juga merupakan factor yang berpengaruh terhadap fungsi bicara. Kemampuan fonetik atau pelafalan pada anak membutuhkan bantuan dari gigi sulung. Gigi sulung pun berperan besar dalam fungsi estetika. Saat anak sudah mulai sadar dan memperhatikan penampilan, apabila terdapat kerusakan pada gigi akan mempengaruhi rasa percaya diri pada anak, sehingga enggan untuk membuka mulut saat berinteraksi dengan teman teman sebaya nya.

 

source image: https://www.kin.es/wp-content/uploads/2023/07/DIENTES-BLANCOS.jpg

        Gigi Tetap : Yang pertama kali tumbuh adalah gigi geraham pada usia 6 tahun.Gigi tetap terakhir tumbuh pada usia sekitar 18 tahun.Gigi geraham tetap yang pertama kali tumbuh tidak menggantikan gigi susu,tumbuhnya tepat dibelakang gigi geraham susu.Bila gigi tetap rusak,tidak aka nada lagi yang menggantikannya. 

 

source image

        Gusi : Adalah jaringan lunak berwarna merah muda atau kecoklat - coklatan. Gusi yang sehat melekat erat sekitar mahkota gigi. Pinggiran gusi yang sehat terlihat tipis (Tidak menggelembung) dan mengkilap. Fungsi gusi adalah melindungi dan mengelilingi akar gigi supaya tetap pada tempatnya.

 

Masalah utama pada gigi dan Mulut.

  1. Gigi Berlubang/Keropos/Karies

          Penyakit yang ditandai dengan adanya lubang pada gigi.

          image source:https://medicastore.com/images/penyakit/uy8_y_Gigi-Berlubang-(Karies-Gigi).jpg

  • Proses terjadinya Karies gigi

       Rongga mulut penuh bakteri (>350jenis) ditambah sisa makanan -> Bakteri tumbuh subur, berkelompok, melekat erat pada gigi sebagai lapisan yang lengket dan tidak berwarna yang disebut dengan PLAK -> Karbohidrat dari sisa makanan (Terutama pada makanan manis dan lengket) diubah oleh bakteri dalam plak menjadi ASAM. Asam inilah yang dapat mengikis lapisan email gigi sehingga menjadi keropos dan berlubang. PLAK hanya dapat dilihat dengan memakai zat pewarna/disclosing solution.

  • Perawatan Karies:

     Tambal gigi apabila syaraf gigi sudah terinfeksi,perlu dilakukan perawatan syaraf gigi.kemudian gigi ditambal.perawatan syaraf gigi sampai selesai penambalan memerlukan kurang lebih 6 kali kunjungan.Gigi yang telah mendapatkan perawatan syaraf,mudah rapuh,sehingga harus hati hati saat makan makanan yang keras.

 

  1. Radang Gusi/Gusi Berdarah

     Bakteri serta plak yang menempel dan menumpuk pada gusi(garis gusi)akan menyebabkan peradangan yaitu gusi menjadi bengkak lebih merah,dan mudah berdarah.Plak bercampur dengan zat kapur dalam air ludah lama kelamaan akan mengeras dan menajadi karang gigi.Karang gigi inilah yang memperparah radang gusi.

 

Mencegah Gigi berlubang dan radang gusi

       Menghilangkan plak dengan menyikat gigi secara benar dan teratur,perlu untuk membiasakan anak menyikat gigi secara teratur minimal 2 kali setiap hari,terutama sebelum tidur agar tetap terjaga dengan baik Kesehatan gigi dan mulut anak.Usia yang tepat untuk mengajarkan sikat gigi yang benar saat usia 2-3 tahun ,anak juga perlu didampingi menyikat gigi(untuk mendukung kemampuan motoric nya)hingga usia 8 tahun.

 

Tips memilih dan Pemakaian sikat gigi:

  • Pastikan pasta gigi mengandung Fluor untuk menguatkan gigi
  • Pilih sikat gigi yang berbulu halus,permukaannya datar dan kepala sikat nya kecil
  • Setiap anggota keluarga harus mempunyai 1 sikat gigi karena saling meminjamkan dapat menularkan penyakit
  • Bila sikat gigi sudah rusak bulu nyam aka segera digantikan dengan yang bar

 

Cara menyikat gigi yang benar

 

Statistik Pengunjung

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Jl. Pandanaran No 79 Semarang
Telp. (024) 8415269 - 8318070

Copyright Dinas Kesehatan Kota Semarang 2018