1

KEGIATAN LINTAS SEKTOR UPTD PUSKESMAS PUDAKPAYUNG TRIWULAN I

Ditulis 2025-02-27 23:38:11

SEMARANG – Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral Puskesmas Pudakpayung Triwulan I telah dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 26 Februari 2025 di Aula Puskesmas Pudakpayung. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen kelembagaan di wilayah Kecamatan Banyumanik, mulai dari Jajaran Kecamatan Banyumanik, Kelurahan Pudakpayung dan Gedawang, PLKB Banyumanik, KUA Banyumanik, Jejaring PMB dan sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Pudakpayung. Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan peran serta lintas sektor dalam mengatasi masalah kesehatan di seluruh kelurahan wilayah kerja Puskesmas Pudakpayung. Tema yang diambil dalam kegiatan lintas sektor triwulan I adalah Imunisasi serta Kesehatan Ibu dan Anak.

Rapat dibuka oleh Camat Banyumanik yaitu Ibu Eka Kriswati SH, MM pukul 09.30 WIB. Dalam sambutan disampaikan bahwa kasus BBLR, Imunisasi serta varicella di wilayah kerja Puskesmas Pudakpayung perlu diperhatikan oleh Masyarakat. Lintas sektor berperan untuk mendukung Pelayanan kesehatan dan Skrining remaja dan ibu hamil, melakukan pengawasan dan pelaporan jika ada ibu hamil baru dan remaja dengan risiko kesehatan reproduksi/penyakit kronis, mendukung pelaksanaan imunisasi bagi bayi, balita dan anak sekolah serta memberikan dukungan pelaksanaan PHBS.

Kemudian acara dilanjutkan sambutan oleh dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp. PD, FINASIM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Supaya target pemeriksaan kesehatan gratis terpenuhi, puskesmas perlu melakukan edukasi ke masyarakat mengenai program pemeriksaan gratis dan juga cara download aplikasi Satu Sehat Mobile supaya dapat menikmati program kesehatan gratis. Peran lintas sektor juga diperlukan dalam melakukan edukasi ke masyarakat mengenai program tersebut

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala UPTD Puskesmas Pudakpayung, dr. Hendrixus Eko Surani Putro. Beliau menyampaikan bahwa wilayah RW 6 Pudakpayung merupakan wilayah dengan potensial dampak tinggi dalam kasus BBLR. Selain itu, Capaian imunisasi anak sekolah (BIAS) yang sudah sepenuhnya 100% yaitu ada di SD Negeri 2 Pudakpayung. Sedangkan cakupan imunisasi yang masih rendah yaitu di SD IT Al Kamilah dengan persentase 85%. Hal ini disebabkan karena banyak siswa yang dalam kondisi sakit saat imunisasi serta tidak hadir pada saat dilakukan sweeping. Selain itu, juga terdapat kasus varicella pada kalangan siswa di wilayah kerja Puskesmas Pudakpayung dengan jumlah kasus sebanyak 31 dan terjadi di satu sekolah. Puskesmas sudah melakukan edukasi ke sekolah yang terjadi kasus varicella.

Acara Lokmin Linsek kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan kemudian ditutup dengan penyampaian rencana tindak lanjut serta penggalangan komitmen bersama lintas sektor untuk meningkatkan kerja tim di kalangan lintas sektoral, sekaligus forum untuk upaya dalam meningkatkan kesehatan. (AE)

Statistik Pengunjung

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Jl. Pandanaran No 79 Semarang
Telp. (024) 8415269 - 8318070

Copyright Dinas Kesehatan Kota Semarang 2018