SEMARANG – Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral Puskesmas Pudakpayung Triwulan IV telah dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 19 November 2025 di Aula Puskesmas Pudakpayung. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen kelembagaan di wilayah Kecamatan Banyumanik, mulai dari Jajaran Kecamatan Banyumanik, Kelurahan Pudakpayung dan Gedawang beserta sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Pudakpayung. Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan peran serta lintas sektor dalam mengatasi masalah kesehatan di seluruh kelurahan wilayah kerja Puskesmas Pudakpayung. Tema yang diambil dalam kegiatan lintas sektor triwulan IV adalah Kewaspadaan terhadap Penyakit Akibat Bencana dan Cek Kesehatan Gratis.
Rapat dibuka oleh dr. Hendrixus Eko Surani Putro selaku Kepala UPTD Puskesmas Pudakpayung pada pukul 10.30 WIB sekaligus pemaparan materi mengenai potensial dampak dari penyakit yang disebabkan karena bencana, yaitu infeksi dengue, leptospirosis dan diare. Selain itu, dipaparkan juga potensial dampak dari penyakit yang menjadi hasil cek kesehatan gratis, yaitu hipertensi dan diabetes melitus.
Kemudian acara dilanjutkan sambutan dan pemaparan materi oleh dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp. PD, FINASIM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa inovasi GEMBIRA RIA yang meliputi membuka jendela dan pintu rumah, melakukan gerakan ringan minimal 60 menit setiap harinya serta bersih-bersih rumah, perlu dijalankan oleh lintas sektor dan seluruh masyarakat dalam rangka mencegah penyakit menular dan penyakit tidak menular. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa di wilayah Kelurahan Candi dilakukan survey Hantavirus dan didapatkan 14 ekor tikus dan 2 cecurut serta diambil darah, jantung, paru dan ginjalnya. Dari pemeriksaan tersebut, 4 ekor tikus dan 1 ekor cecurut dinyatakan positif Leptospira dan didapatkan 10 ekor pinjal, yang apabila terkena di kulit yang luka maka akan menimbulkan gejala yang mirip dengan tifus. Oleh karena itu, perlu menjaga perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah kontaminasi tersebut.
Acara Lokmin Linsek kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan kemudian ditutup dengan penyampaian rencana tindak lanjut serta penggalangan komitmen bersama lintas sektor untuk meningkatkan kerja tim di kalangan lintas sektoral, sekaligus forum untuk upaya dalam meningkatkan kesehatan.
Dokumentasi Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral Triwulan IV dapat dilihat di sini.