SEMARANG - Pada tanggal 22 April 2026 telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Penanggulangan Masalah Gizi pada Balita, Ibu Hamil, dan Remaja melalui Keluarga Cemara (Kelas Khusus untuk Cegah Stunting dan Masalah Gizi Terintegrasi) bagi kader kesehatan di Kecamatan Banyumanik. Kegiatan ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh seluruh puskesmas di wilayah Kecamatan Banyumanik, yaitu Puskesmas Padangsari, Puskesmas Srondol, Puskesmas Pudakpayung, dan Puskesmas Ngesrep.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi secara komprehensif dan terintegrasi, khususnya pada kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan remaja. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi percepatan penurunan stunting melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat keluarga.
Pelaksanaan kegiatan diisi dengan berbagai materi dan praktik yang disampaikan oleh masing-masing puskesmas sesuai dengan bidang keahliannya. Puskesmas Srondol memberikan edukasi mengenai antropometri, meliputi teknik pengukuran yang benar serta interpretasi hasil untuk pemantauan status gizi. Puskesmas Ngesrep menyampaikan materi tentang komunikasi efektif, guna meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan edukasi dan pendekatan kepada masyarakat. Puskesmas Pudakpayung memberikan pelatihan terkait 25 kompetensi keterampilan kader sebagai bekal dalam menjalankan peran di lapangan. Sementara itu, Puskesmas Padangsari memberikan pelatihan pembuatan Makanan Tambahan (PMT) yang bergizi, sebagai salah satu intervensi dalam penanganan masalah gizi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan kombinasi metode penyampaian materi, diskusi, serta praktik langsung. Para kader menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti pelatihan, yang tercermin dari partisipasi aktif dalam setiap sesi.
Melalui kegiatan ini diharapkan kader kesehatan di Kecamatan Banyumanik memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam mendeteksi dini, mencegah, serta menangani masalah gizi di masyarakat. Selain itu, diharapkan terwujud sinergi yang kuat antara tenaga kesehatan dan kader dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting serta peningkatan status gizi masyarakat secara berkelanjutan.
Dokumentasi Kegiatan Pelatihan Keluarga Cemara untuk Kader Kesehatan Kecamatan Banyumanik dapat dilihat di sini.