1

PRAKTIK LAPANGAN PELATIHAN SURVEILANS PD3I BAGI PETUGAS SURVEILANS PUSKESMAS

Ditulis 2024-08-31 09:13:01

 

Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai target global tentang
eradikasi Polio, eliminasi Campak-Rubella/CRS dan mempertahankan status
eliminasi tetanus neonatal dan maternal (ETMN). Selain itu juga kita perlu
untuk memperkuat surveilans dalam rangka pengendalian difteri serta
penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) lainnya. Surveilans
PD3I ini merupakan kunci untuk melakukan pemantauan risiko kejadian luar
biasa PD3I melalui upaya penemuan kasus sedini agar dapat segera
menemukan kasus potensi KLB untuk dapat ditangani segera agar tidak
meluas dan menimbulkan KLB. Indonesia masih dianggap berisiko tinggi
terhadap penyakit-penyakit tersebut dengan mempertimbangkan status
cakupan imunisasi rutin, kinerja surveilans dan akses terhadap fasilitas
kesehatan.
Berdasarkan hasil assessment yang dilaksanakan tahun 2020, diketahui
bahwa pandemi COVID-19 memberikan dampak negatif terhadap banyak
program esensial seperti program imunisasi rutin dan surveilans PD3I.
Dengan adanya penurunan cakupan imunisasi rutin, maka populasi rentan
memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit PD3I seperti
Campak-Rubella, infeksi rubella yang berakibat CRS pada ibu hamil, difteri,
polio dan penyakit-penyakit lain yang berpotensi KLB. Selain itu banyaknya
petugas surveilans dan tenaga kesehatan yang belum pernah mendapat
pelatihan surveilans PD3I juga menjadi tantangan dalam pelaksanan
surveilans PD3I. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan Surveilans PD3I bagi
petugas Puskesmas l dalam rangka upaya peningkatan kapasitas penguatan
surveilans PD3I dan respon KLB bagi petugas surveilans Puskesmas di
lapangan.
Melalui kegiatan Pelatihan Surveilans PD3I bagi Petugas Puskesmas
dengan metode on dan off class saat praktik dilapangan, diharapkan peserta
mampu memahami secara teori praktis dan mampu mengimplementasikan
fungsi – fungsi surveilans PD3I pada saat melakukan praktik lapangan Praktik Lapangan (PL) ini didesain guna mencapai tujuan pelatihan. Praktik Lapangan adalah salah satu bentuk implementasi secara sistematis
dan sinkron antara program pelatihan di kelas dengan program penguasaan
keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung. Melalui PL,
peserta dapat melihat sejauh mana teori yang diperoleh di kelas dapat
diterapkan dalam lingkungan pekerjaan, serta yang tak kalah penting peserta
akan memperoleh pengalaman sesuai dengan kompetensi yang harus
dikuasainya dan mampu meningkatkan kualitas kinerja Surveilans PD3I di
puskesmas.

Statistik Pengunjung

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Jl. Pandanaran No 79 Semarang
Telp. (024) 8415269 - 8318070

Copyright Dinas Kesehatan Kota Semarang 2018