
SEMARANG – Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional ke-40, Dinas Kesehatan Kota Semarang telah menyelenggarakan Kelas Ibu Balita dengan tagline ”Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Acara ini berlangsung pada hari Selasa (23/07) di kantor Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Peserta yang hadir adalah para orang tua beserta anak yang telah mendapatkan undangan sebelumnya. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada anak dan cara mendidik anak melalui story telling.
Acara dimulai dengan sambutan yang diberikan secara daring oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp. PD. Lalu dilanjutkan dengan sambutan secara luring oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Semarang, Siti Minasari, S.K.M., M.Kes.
Setelah sambutan terdapat materi pertama yang disampaikan oleh dr. Farid Agung Rahmadi, Sp.A, M.Si.Med. Materi yang disampaikan memiliki judul ”Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Anak”. Dalam paparannya, dr. Farid menjelaskan terkait hal-hal yang dapat menjadi penyebab dari GTM, bagaimana langkah pencegahan GTM melalui feeding rules, dan kapan waktu yang tepat hingga harus menemui dokter. Setelah penyampaian materi terdapat sesi tanya jawab yang diikuti oleh peserta secara antusias.
Tak hanya itu, pada momen ini juga terdapat penyampaian materi kedua yang disampaikan oleh Kak Jendro. Pada sesi kedua ini, Kak Jendro menyampaikan materi mengenai cara mendidik anak melalui story telling. Para orang tua diberitahu terkait waktu dan cara yang tepat untuk story telling kepada anak, serta diminta untuk mempraktikan suara yang berbeda saat story telling. Selain materi, terdapat sesi mendongeng yang dilakukan oleh Kak Jendro untuk menghibur para orang tua dan anak yang telah hadir di kegiatan tersebut.
Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang dalam peningkatan pengetahuan orang tua terhadap masalah yang sering terjadi pada anak. Semoga dengan adanya program ini dapat turut menyemarakkan Hari Anak Nasional tahun 2024 dengan mewujudkan kepedulian dalam sikap nyata dan memberikan hak-hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.