
Bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat bagi seseorang untuk mulai menghentikan kebiasaan merokok. Saat puasa orang akan berupaya untuk tidak merokok mulai dari sahur sampai saat berbuka puasa. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi orang yang ingin berhenti merokok, karena tubuh mulai dilatih untuk terbiasa tidak merokok. Namun sayangnya masih banyak yang tidak memanfaatkan momentum Ramadhan dengan baik, sehingga mereka akan tetap merokok sesaat setelah berbuka puasa, padahal hal tersebut sangat berbahaya bagi tubuh. Merokok dalam keadaan perut kosong tanpa nutrisi, berarti hal yang pertama masuk adalah zat-zat beracun. Efek Nikotin langsung ke otak, dan dalam jumlah banyak dapat berefek mual dan sakit kepala. Selain itu tubuh bisa menjadi kekurangan oksigen, karena zat Karbon Monoksida akan mengikat Hemoglobin dalam darah. Asap roko yang dihirup juga bisa menimbulkan iritasi saluran napas dan memicu batuk.
Berikut tips untuk mulai berhenti merokok saat Ramdhan :
Niat adalah modal awal untuk berhenti merokok saat puasa. Itu sebabnya, penting untuk memperkuat niat dan mental Anda sebelum memutuskan menghentikan kebiasaan merokok. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menjalani setiap proses karena sudah memiliki komitmen dalam diri sendiri untuk berhenti merokok. Selain niat, tentukan juga tujuan Anda berhenti merokok. Fungsinya, agar Anda lebih termotivasi untuk mencapai tujuan tersebut.
Sulit memang jika harus menghentikan kebiasaan merokok secara total. Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa untuk berhenti merokok. Jika pada hari di luar bulan Ramadan Anda bisa merokok kapan saja dan bisa menghabiskan sebungkus rokok atau bahkan lebih dalam sehari, maka selama bulan Ramadan ini Anda bisa mengurangi konsumsi rokok satu sampai dua batang saja per hari. Waktu merokok yang terbatas saat bulan puasa akan membantu Anda terbiasa merokok dengan jumlah yang lebih sedikit. Teruskan kebiasaan ini hingga akhirnya tidak merokok lagi.
Waktu yang paling rentan untuk merokok selama berpuasa adalah saat berbuka. Nah jika Anda memang berniat untuk menghentikan kebiasaan merokok, saat tiba waktunya berbuka berikanlah tubuh untuk mendapatkan energi dan stamina setelah seharian berpuasa dengan makan dan minuman yang sehat, bukan dengan sebatang rokok. Jika setelah berbuka hasrat untuk merokok kembali muncul, segeralah mencari kesibukan lain yang mampu mengalihkan Anda untuk merokok, misal dengan makan atau minum sesuatu yang sehat seperti buah atau jus. Begitu muncul keinginan untuk merokok jangan langsung menurutinya. Ulur waktu terlebih dahulu hingga sekuat tenaga.
Beberapa hal yang mungkin bisa jadi pemicu Anda merokok adalah pengaruh kebiasaan minum seperti alkohol, soda, kopi, yang membuat aktivitas merokok jadi lebih nikmat. Terlebih lagi godaan setelah makan.
Jika itu penyebabnya, Anda bisa mengganti kebiasaan rokok dengan mengonsumsi cemilan ringan yang sehat seperti buah, ataupun jus untuk menimalisir kebiasaan merokok Anda. Ketika Anda jajan di luar, cobalah meletakkan minuman Anda di tangan yang biasanya memegang rokok, atau menggigit sedotan agar mulut Anda seakan-akan mengisap rokok. Singkatnya, lakukan apapun yang diperlukan untuk melepaskan diri dari kebiasaan merokok. Jangan lupa tetap banyak minum air putih saat berbuka dan sahur karena bisa menghidrasi tubuh lebih lama dan kita jarang pusing saat siang hari.
Terkadang saat Anda stres, berdiam diri malah akan membuat Anda makin tertekan. Nah, hal ini sering kali membuat hasrat untuk merokok jadi tidak terbendung lagi. Jika Anda sudah tidak tahan lagi dan benar-benar ingin merokok, Anda bisa menggunakan trik dengan mengulur waktu. Misalnya tahan hasrat merokok selama 5 menit. Jika 5 menit berhasil, ulangi lagi sekali lagi.
Sering kali, setelah menunggu selama 5 menit, keinginan merokok akan berangsur-angsur menghilang. Jika Anda berhasil melewati keinginan merokok kali ini, harusnya ketika hasrat merokok datang lagi Anda bisa melewatinya kembali.
Jika Anda benar-benar ingin berhenti merokok, Anda harus aktif berolahraga. Ketika Anda aktif secara fisik, otak Anda akan memproduksi zat-zat penting yang bekerja dalam mengontrol keinginan Anda untuk merokok. Anda bisa rutin berolahraga minimal 30 menit dengan interutin insitas ringan sampai sedang.
Sumber :hellosehat.com
telah direview dan diedit oleh Galih Aprilani,SKM,M.Kes